Sabtu, 05 Desember 2015

[Begini Caranya] Pencairan Dana JHT / BPJS Ketenagakerjaan Mudah dan Cepat

Assalamu'alaikum wr wb ..

Hi Bloggers ..
Mulai 1 September 2015, sesuai PP 60 Tahun 2015 dana JHT (Jaminan Hari Tua) peserta yang berhenti bekerja atau terkena PHK bisa diklaim sebulan setelah peserta berhenti bekerja. Besaran JHT yang bisa diklaim yaitu 100% sesuai besar saldo peserta.

Hari ini saya ingin berbagi pengalaman saat mencairkan dana JHT tersebut. Saya berhenti bekerja pada Agustus 2015. Setelah aturan baru BPJS ketenagakerjaan yang menjelaskan bahwa dana JHT bisa diklaim sesuai besaran saldo setelah sebulan berhenti bekerja, saya berniat untuk langsung mengurusnya setelah mendapatkan paklaring atau surat pengalaman kerja dari perusahaan sebelumnya.

Bulan September 2015, saya mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Salemba yang berada di Jalan Salemba Raya No 65 Jakarta Pusat. Saya bertanya kepada petugas yang ada disana dan info yang saya dapat adalah pada hari itu tidak ada pengambilan nomor antrian karena daftar peserta yang mengajukan klaim sudah penuh sampai awal Januari 2016 dan pengambilan nomor antrian akan kembali diadakan tanggal 5 Januari 2016. Saya sedikit terkejut mendengar ini, saya sempat berbincang dengan beberapa orang yang sedang menunggu antrian di luar gedung BPJS, dan mereka mengiyakan hal tersebut. Hopeless, akhirnya saya pulang dengan sedikit kekecewaan. Karena sebagai ibu rumah tangga, dana JHT itu lumayan membantu jika bisa segera dicairkan .

Dalam masa menunggu tanggal 5 Januari 2016 untuk mengambil nomor antrian di kantor BPJS Ketenagakerjaan Salemba, pada bulan Oktober 2015 adik ipar saya menceritakan kalau dia dapat antrian di BPJS Ketenagakerjaan cabang Kebon Sirih dan persyaratan pengklaiman harus dia bawa ke kantor tersebut tanggal 03 Desember 2015. What ? Kok bisa ? ternyata peraturan di setiap kantor cabang BPJS itu berbeda. Ok, berbekal informasi itu, saya segera mencari informasi tentang kantor BPJS terdekat dari tempat tinggal saya, mencoba mengambil antrian disana dan jika tidak bisa, saya akan langsung ke Kebon Sirih.

Setelah info yang saya dapat, keesokan harinya saya langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Rawamangun Jl Pemuda Raya Kav 10 No 90, Rawamangun, Jakarta Timur. Setelah sampai kantor tersebut dan mengatakan maksud saya kepada security, security tersebut memberikan saya selembar kertas berwarna hijau, yang isinya adalah dokumen-dokumen yang harus dibawa untuk mengklaim dana JHT, di lembar tersebut ada cap tanggal 19 November 2015 yang berarti pada tanggal tersebut saya harus kembali ke Kantor BPJS dengan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan. OMG .. Alhamdulillah .. ternyata antriannya lebih cepat dari cabang Kebon Sirih, beruntung atas izin Allah saya ke kantor cabang Rawamangun dulu.

Dan hari yang dinanti datang, tanggal 19 November 2015 saya kembali ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun dengan membawa persyaratan pengajuan klaim yaitu :
  1. Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) Asli
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli dan fotokopi
  3. Kartu Keluarga (KK) Asli dan fotokopi (KK harus sesuai dengan KTP)
  4. Surat keterangan berhenti kerja/paklaring Asli dan fotokopi
  5. Buku Tabungan atas nama peserta KPJ Asli dan fotokopi
  6. Formulir Pengajuan Klaim dana JHT Asli
  7. Materai 6000   
Untuk BPJS cabang Rawamangun,  formulir pengajuan klaim baru saya dapatkan pada tanggal 19 November setelah menunjukan lembar hijau yang saya dapat sebelumnya. Kantor BPJS baru beroperasional jam 08.00 pagi, namun waktu itu saya datang jam 07.00 pagi dan nama saya langsung dicatat oleh security yang memberikan saya formulir pengajuan klaim. Ini yang saya suka, jadi siapa yang datang duluan dapat nomor antrian lebih awal, first come first served.

Setelah tepat jam 08.00 pagi, daftar nama yang ada di pos security diberikan ke security yang ada tepat di depan pintu gedung, untuk selanjutnya dipanggil sesuai urutan, diperiksa kelengkapan dokumennya, dan diberi nomor antrian kembali untuk di counter pengajuan claim. Waktu itu saya datang jam 07.00 dan mendapat nomor antrian 17. Tiba giliran saya, saya pun menuju counter. Petugas counter sangat ramah, dia memeriksa kelengkapan dokumen saya, memberitahu total saldo JHT saya dan dia menerangkan bahwa uang pencairan dana JHT akan di transfer ke rekening saya paling lambat tanggal 28 November 2015. Setelah saya tanda tangan diatas materai dan difoto, semua selesai dan saya dipersilahkan pulang.

Alhamdulillah, tidak sampai seminggu, tepatnya tanggal 24 November 2015 dana JHT saya sudah sampai dengan selamat ke rekening saya.

Fyi,
Data yang kalian bawa harus sesuai dengan data di kartu JHT, jika tidak sama maka harus diajukan perubahan data terlebih dahulu. Jadi usahakan sebelum antri pengajuan claim, data harus sudah sesuai. Karena percuma kalau tidak sesuai dana JHT tidak akan cair. 
Kalian bisa tanyakan dulu tentang kesesuaian data di kartu JHT kalian pada bagian informasi di kantor BPJS. Atau kalian bisa cek ke www.bpjsketenagakerjaan.go.id >> pilih tenaga kerja, registrasi dahulu sesuai data/nomor KPJ , maka kalian akan dapat melihat profil peserta, total saldo, rincian saldo, dan simulasi perhitungan saldo JHT. Di halaman tersebut juga sudah ada pilihan e-Klaim JHT, tapi saya kurang tahu apakah sistem ini sudah berjalan lancar atau belum. Jadi menurut saya yang paling aman untuk klaim, datang langsung ke kantor BPJS terdekat.

Semoga bermanfaat,
Salam,



Posting Komentar